Buntut KPU Dibobol Hacker, Dikabarkan Data 204 Juta Warga RI Diobral di Darkweb, Bagaimana nasib Pemilu 2024

Lagi-lagi Server KPU Dibobol Hacker

Terdapat laporan mengenai peretasan pada situs resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dikabarkan bahwa 204 juta data Daftar Pemilih Tetap (DPT) bocor sebagai hasil dari insiden ini. Kejadian peretasan ini dilaporkan oleh CISSREC, yang menyebutkan bahwa data KPU tersebar melalui akun anonim dengan nama Jimbo.

Lebih dari 200 juta data tersebut dikabarkan dijual oleh Jimbo dengan harga US$74 ribu atau sekitar Rp 1,2 miliar. Jimbo mempublikasikan 500 contoh data di situs darkweb Breachforums. Selain itu, akun tersebut juga mengunggah beberapa tangkapan layar dari situs Cek DPT Online milik KPU sebagai bukti verifikasi terhadap data yang diperoleh.

Berbagai tanggapan disampaikan oleh warga net seperti yang di kutipkan oleh akun

5t3v3n_P3g3L: Ini servernya KPU bijimana proteksinya? mosok database bisa dibobol and dijual hacker, data kite2 dong
੮ωɿ੮ɱυ คძค ҺɿςคცՈעค
@stepupreneur: Replying to @cnbcindonesia
DIBOBOL atau DIJUAL??
@icukprayogi: Sejak 2004 masalahnya ya di server … Dan pangkal masalahnya selalu dari tender
@Ary_LFC: malah aneh klo keamanannya nggak bisa dibobol…
driver online
Ada juga yang mengusulkan untuk perhitungan manual utk pilpres kali ini untuk antisipasi kecurangan dan perampokan suara seprti yang disuarahakn oleh akun driver online berikut:
@driveronline_17: Ayo Hackker NKRI take down data server @KPU_ID
pilpres kali ini cukup hitung manual saja agar tdk ada kecurangan sistem n perampokan suara urrraaaaaa
Ada juga yang ekstrim mengusulkan untuk memecat ketua KPU
 Cyclists Traveller @denihartono513: Pecat pimpinan @KPU_ID

Posted

in

,

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *